| Coaching Clinic Brass - Andreas Manalu |
|
|
|
| Written by Farhan Aurully Fauza | |||||||
| Saturday, 15 May 2010 | |||||||
|
Coaching Clinic Brass Minggu, 21 Maret 2010 di adakan acara coaching clinic brass yang dihadiri oleh Nimon, Ditto, staff brass, dan beberapa pengurus. Bertindak sebagai pembicara adalah Andreas Manalu dan Heriawan. Tujuan diadakannya acara coaching clinic brass adalah untuk mendapat pengetahuan bagaimana cara memilih, melatih dan menghadapi pasukan khususnya brass, apalagi untuk di MBUI sendiri turn over dan pergantian pasukan sangat cepat sekali.. Adapun materi yang diberikan adalah sebagai berikut: Dalam pemilihan pemain brass ada beberapa yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah:
Cara mengetahui seseorang tuli nada atau tidak caranya adalah dengan dengan menyamakan suara dengan alat musik yang di bunyikan atau juga bisa dengan cara menebak not nada yang dibunyikan. Untuk tes alat tidak perlu menggunakan mouthpiece. Karena akan merusak jika anak belum diajarkan nada dan cara meniup serta pernafasan tetapi sudah disuruh meniup, untuk tes alat brass lebih kepada tes hearing saja. Setelah anak baru ditempatkan disectionnya, hal yang poerlu dilakukan kemudian adalah pengenalan instrument, mulai dari cara mengeluarkan alat. Jelaskan apa-apa saja yang boleh dan apa-apa yang tidak diperbolehkan, perawatan alat secara sederhana. Cara memegang alat dan pbb dasar alat seperti siap, istirahat, horns up dan horns down. Untuk mellophone dan baritone harus lebih ”dicerewetin”. Coba pegang alat dengan tangan kiri, karena kalau langsung tangan kanan ikut nanti tangan kanan akan kaku dan fingering jadi tidak maksimal, dan juga jika sudah lelah tidak ada lagi tumpuan. Untuk mengawasinya pegangan jempol tangan kanannya jangan sampe terlewat atau hanya ditempel saja. Hal berikutnya yang perlu diajarkan adalah breathing (pernafasan) sambil niup alat,,tidak diutamakan untuk produksi suara(bunyi bukan lah tujuan). Sisi negatif dari hal ini adalah lama untuk mencapai pencapaian bunyi yg baik tapi ini sangat worth it. Untuk perkuat bibir agar bunyi yang dihasilkan bagus caranya dengan menyelipkan bolpoin di bibir kemudian tahan dalam keadaan point,, inget yang dilatih adalah otot2 sekitar bibir. Selain itu juga latihan meniup menggunakan sedotan yang agak besar. Berikutnya adalah latihan buzzing, buruknya buzzing adalah kecendrungan untuk selalu ngebass dengan nafas yang salah. Pokoknya harus dijaga nafasnya yang benar. Selama buzzing juga usahakan sudah dengan nada tertentu. Lebih baik proses sebelum main alat yang lama agar nanti belajar musiknya lebih cepat..anak baru terus dikasih pengertian untuk ga terlalu ngebet langsung mainin alat.. Metode pengajaran... Untuk toning idealnya harus presisi, walaupun tetep ada deviasinya tetapi usahakan jangan terlalu jauh deviasinya. Pada saat main harus toning with each other. Untuk dasar selama dua bulan terakhir harus benar-benar mengasah sensitifitas terhadap tone, setelah itu baru flexibility (perpindahan) tone yang oke.. Tone intinya membuka mulut kita, semakin mendekati “o” akan lebih bagus karena volume resonansinya lebih besar. Jangan lupa juga posisi lidah akan lebih bagus kalo mendekati ”o” atau ”a” dibanding ”i” atau ”e”. Untuk masalah ini harus disesuaikan dengan kapabilitas individunya, tidak boleh dipaksakan. Setelah dua hal di atas dapat dilaksanakan barulah kemudian masuk ke artikulasi, artikulasi ini lebih kepada bagaimana not-not dimainkan. Artikulasi ini erat kaitannya dengan tounging. Untuk artikulasi lebih baik tda..tda.. hasilnya akan jauh lebih bulat disbanding ta..ta..atau da..da.. ”Ta” untuk yang ekstrim, untuk yang soft itu “da”, dan yang super soft “la” Jangan sampe artikulasi ini mengganggu tone/nadanya Untuk awalnya semua suruh tounging dulu, untuk slur diberitahu kemudian. untuk tounging juga harus diatur gmna cara mengucapkannya..
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| Last Updated ( Saturday, 15 May 2010 ) | |||||||
| < Prev | Next > |
|---|
| Sejarah |
| Filosofi |
| Prestasi |
| Management |
| MBUI Through The Years |
Video |
| Album Foto |
| Links |
| Box Ngomong |